Lanjutkan Pembangunan Petilasan Angling Dharmo

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bojonegoro terus memaksimalkan pembangunan wisata petilasan angling darma di Desa Wotanngare Kecamatan Kalitidu. Pada 2010 ini, Disparbud menargetkan membangun pagar yang melingkari petilasan Angling Dharmo. ''Saat ini pembangunan paseban sudah selesai. Selain itu juga tengah menyelesaikan gapura dan akses jalan di sekitar paseban,'kata Mardikun, Kepala Disparbud Bojonegoro kemarin.

Petilasan Angling Dharma akan direncanakan sebagai wisata sejarah Bojonegoro. Selain pembangunan petilasan, juga akan direncanakan pembangunan museum di tempat wisata baru tersebut. ''Karena memang banyak ditemukan benda-benda bersejarah yang berasal dari Desa Wotanngare dan sekitarnya,''tutur mantan Kepala Dinas Pendidikan ini.

Tahapan selanjutannya, pada 2010 akan mulai dilakukan pembangunan pagar keliling kawasan petilasan, pemasangan paving. Selain itu akan dilakukan pembebasan lahan untuk memudahkan akses transportasi menuju tempat wisata.

Unas, Imbau Tak Bawa HP

Ujian nasional (unas) masih kurang dua bulan lagi, sosialisasi terhadap pelaksanaannya makin diintensifkan. Salah satu adalah adanya imbauan kepada siswa agar tidak membawa handphone (HP) saat ujian berlangsung.

''Ini sebagai salah satu langkah untuk menggalakkan kejujuran dalam menghadapi ujian. Termasuk mulai mencanagkan pakta integritas dari Departemen Agama,''kata M.Farhan, Kepala Kantor Departemen Agama (kandepag) saat menghadiri peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Depag dan Milad MAN 1 Bojonegoro di MAN setempat kemarin (16/1).

Farhan mengharapkan, dengan tidak membawa HP saat ujian siswa akan berusaha untuk mengerjakan soal sesuai dengan kemampuan sendiri. Tanpa menggantungkan jawaban dari teman atau orang lain. ''Kita tak ingin hasilnya seperti tahun lalu yang banyak menimbulkan kontroversi di berbagai daerah,''lanjutnya.

Kerap Terjadi Kecelakaan, Perbaiki PJU

Keluhan warga terkait minimnya penerangan sejumlah ruas jalan poros kabupaten dan provinsi direspons Dinas Pekerjaan Umum (PU). Sejumlah titik sepanjang jalan raya Baureno-Padangan yang belum ada penerangan jalan umum (PJU) bakal dipasangi listrik ''Langkah awalnya adalah mengerahkan pekerja teknis lapangan untuk melakukan pengecekan terhadap lampu-lampu tersebut,''kata Andi Tjandra, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bojonegoro kemarin.

Untuk tahap awal, perbaikan PJU akan dikhususkan disekitar kecamatan Kota. Utamanya di jalan-jalan protokol yang cenderung tinggi aktivitas lalu lintasnya. Salah satunya adalah lampu jalan yang berada di sepanjang jalan Veteran. Dalam perbaikan itu, lampu yang mati segera diganti yang baru.

Berkonvoi Motor Bawa Sajam

Lukai Lima Belas Orang

Polres Bojonegoro menetapkan dua orang berkaus perguruan silat Pagar Nusa sebagai tersangka dalam kasus dugaan pengeroyokan warga di sejumlah tempat Jumat (15/1) malam lalu. Keduanya berinisial Dk, 21, warga Kecamatan Sumberejo dan Ml, 17, warga Kecamatan Kedungadem.

Menurut Kasatreskrim Polres Bojonegoro AKP Suprapto, dalam kasus tersebut, pihaknya sempat memeriksa enam orang. Setelah dilakukan pemeriksaan empat orang di antaranya dilepaskan karena berstatus saksi. Mereka di antaranya berinisial En, 16, dan Nc, 25, asal Kecamatan Baureno; Mi, 20, asal Kecamatan Kepohbaru.

Sementara dua orang yang dinyatakan tersangka, ditahan di mapolres setempat. Sebagai barang bukti, polisi mengamankan enam senjata tajam jenis pedang dan samurai serta tiga batu ukuran besar. Selain itu, motor Smash S 5581 CF dan S 2118 HW, Yamaha Force 1 S 2670 CF, serta Mega Pro S 5653 BK juga ikut diamankan.

Konstruksi Waduk Pacal Aman

Waduk Pacal di Desa Kedungsari, Kecamatan Temayang masih aman untuk menghadapi musim penghujan tahun ini. ''Konstruksi masih aman dan kemungkinan jebol kecil,'' kata Kepala UPT Pengelolaan Sumber Daya Air Bengawan Solo di Bojonegoro Pudjo Buntoro.

Dia menjelaskan, posisi ketinggian air pada papan duga di waduk sekarang ini hanya sekitar 111,2 meter. Kisaran airnya masih sekitar 11,532 juta meter kubik. Padahal kemampuan air sekitar 23 juta meter kubik. Pudjo menjelaskan, Waduk Pacal dilengkapi spillway ke arah kali pacal. Jika waduk penuh air, maka air bisa dilewatkan spillway tersebut. ''Kemungkinan jebol sangat kecil karena pintu penahan air juga masih bagus,'' imbuhnya.

Pudjo menambahkan, waduk itu saat ini memiliki air efektif sekitar 8 juta meter kubik. Air itulah yang dialirkan ke Kali Pacal guna mengairi lahan pertanian. ''Jadi kalau secara umum saat ini aman,'' tuturnya.

Syndicate content